Kamis, 15 Januari 2015

makalah poer supply



BAB I
PENDAHULUAN
1.1.   Latar belakang
Power supply unit atau disingkat PSU adalah komponen komputer yang memasok listrik ke komponen lain dalam komputer. Lebih khusus, power supply unit biasanya dirancang untuk mengkonversi arus linstrik bolak-balik (AC 220-240V) menjadi arus listrik DC tegangan rendah untuk dapat dikonsumsi oleh komponen internal komputer. Beberapa pasokan listrik memiliki tombol untuk mengubah antara 230 V dan 115 V. Model lainnya memiliki sensor otomatis untuk beralih tegangan input secara otomatis, atau dapat menerima tegangan antara batas-batas tertentu.
Pasokan daya komputer yang paling umum digunakan saat ini adalah bentuk ATX (Advanced Technology Extended). Hal ini memungkinkan pasokan daya yang dapat saling berbeda bagi berbagai komponen di dalam komputer. ATX juga dirancang untuk menghidupkan dan mematikan menggunakan sinyal dari motherboard, dan memberikan dukungan untuk fungsi-fungsi modern seperti modus stand by yang tersedia di banyak komputer. Spesifikasi terbaru dari PSU ATX standar sampai pada awal 2010 adalah versi 2.xx.
Pasokan listrik Komputer dinilai berdasarkan daya keluaran maksimum. Rentang daya yang tipikal adalah dari 300 W sampai 500 W untuk sistem komputer rumah biasa. Dengan tuntutan kebutuhan pasar maka Power supply yang digunakan oleh kebanyakan para gamer saat ini mulai dari 450 W sampai 1400 W. Sementara untuk server bisa menggunakan power supplu unit dengan daya hingga 2 kW.
Peringkat kekuatan power supply PC tidak bersertifikat resmi hanya sesuai dengan klaim masing-masing produsen. Artinya jika mereka menulis 500W maka belum pasti bahwa dayanya memang konstan 500W, bisa jauh lebih rendah. Oleh karena itu ketika membeli power supply unit belilah yang bersertifikat resmi, artinya tidak diragukan daya dan stabilitasnya.
1.2.   Rumusan masalah
Dalam penulisan makalah ini kami merumuskan masalah ke dalam pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut :
1)      Sejarah power supply?
2)      Jenis-jenis power supply ?
3)      Kelebihan dan kekurangan power supply?
4)      Gejala power supply yang mengalami kerusakan?
5)      Cara merawat atau memperbaiki power supply?



1.3.   Tujuan penulisan
Adapun kami menulis makalah ini bertujuan untuk sebagai berikut :
1)      Untuk mengetahui perkembangan power supply.
2)      Untuk mengetahui jenis-jenis atau macam-macam power supply.
3)      Mengetahui kelebihan dan kekurangan dari power supply.
4)      Mengetahui gejala yang di power supply yang mengalami kerusakan.
5)      Mengetahui cara merawat power supply.
1.4.   Sistematika penulisan
Dalam penulisan makalah ini kami menggunakan sistematika penulisan sebagai berikut :
1)      BAB I PENDAHULUAN
Yaitu berisi latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan penulisan makalah.
2)      BAB II PEMBAHASAN
Yaitu berisi pembahasan mengenai power supply.
3)      BAB III PENUTUP
Yaitu berisi kesimpulan, kritik, dan saran.


BAB II
PEMBAHASAN


2.1.Sejarah power supply
Power Supply biasa orang menyebutnya dengan Power Supply Unit(PSU). Dimana PSU mempunyai fungsi sebagai komponen yang memasok listrik ke komponen lain dalam komputer untuk mengkonversikan arus listrik AC(yang biasa berada di setiap rumah-rumah 110-220volt) menjadi arus listrik DC(arus listrik yang dihasilkan 3,3volt,5volt,12volt)yang menjadi daya untuk komponen internal komputer.

PSU biasa berada dibagian dalam belakang sebuah Personal Computer(PC) dan dengan fungsinya sebagai pengkoversi arus listrik AC ke arus listrik DC. PSU sendiri memiliki komponen-komponen didalamnya, komponen-komponen tersebut diantaranya adalah transformator dan fan(kipas angin) untuk membantu proses pendinginan pada PSU.

Komputer telah berkembang begitu jauh dari generasi ke generasi, perkembangan yang sangat signifikan terlihat dari bobot, fungsi, dan efisiensi. Perkembangan komputer dapat kita lihat mulai dari komputer diciptakan, dimana komputer berukuran sangat besar dan mempunyai berat sekitar 30 ton, hanya dapat berfungsi dengan cara kerja analog dan sangat lambat, juga membutuhkan daya 160kilowatt. Sekarang komputer berukuran jauh lebih kecil, dapat berfungsi dengan cara kerja hybrid(dapat berfungsi secara analog maupun digital) dan dapat melakukan proses yang sangat cepat, serta pangunaan listrik yang jauh lebih efisien. perkembangan komputer tersebut tentunya diikuti dengan perkembangan dari komponen-komponen pendukungnya, seperti halnya PSU. PSU sendiri mengalami perkembangan dari model dulu yang masih mengunakan cara kerja manual pada saat mematikan komputer(turn off) dan sekarang dapat mematikan komputer secara otomatis.

2.2.Jenis-jenis power supply
a.       Power supply AT
Power Supply AT merupakan jenis power supply lama dan mulai jarang digunakan, bahkan sudah tidak digunakan sama sekali. Untuk Power Supply Jenis AT, dalam melakukan pemasangan kabel power ke motherboard, kabel berwarna hitam pada dua konektor harus bertemu ditangah bila disatukan.

Pengertian dan Jenis-Jenis Power Supply Komputer 2

Pada power supply jenis AT ini, tombol ON/OFF dihubungkan langsung dengan tombol casing. Untuk menghidupkan dan mematikan, kita harus menekan tombol Ciri-ciri Power Supply AT:
·         Kabel power untuk motherboard terdiri 8 - 12 pin
·         Tombol ON/OFF bersifat manual
·         Daya rata-rata dibawah 250 watt
·         Ketika shutdown, PC tidak otomatis mati tetapi masih harus menekan tombol power di casing.
b.      Power supply ATX
Power supply Jenis ATX (Advacned Technology Extended) adalah jenis power supply yang saat ini paling banyak digunakan. Yang membedakannya dengan Power supply AT adalah cara pemasngan kabel power ke motherboard yang lebih mudah dan praktis. Tidak perlu khawatir akan terbalik, karena jenis konektor pada kabel sudah disesuaikan dengan jenis slot yang ada pada motherboard

Pengertian dan Jenis-Jenis Power Supply Komputer 3
Ciri-ciri Power Supply ATX:
·         Kabel power untuk motherboard terdiri dari 20 - 24 pin
·         Ketika shutdown PC akan otomatis mati
·         Terdapat tambahan power SATA
·         Daya lebih besar 
·         Efisiensi lebih baik

2.3.Kelebihan dan kekurangan power supply
a)      Power supply AT
Power supply jenis ini memiliki kabel power yang terhubung ke motherboard yang terbagi menjadi dua, yaitu konektor P8 dan P9. Resiko kesalahan pemasangan dengan menggunakan power supply jenis ini pun sangat sedikit, mengingat untuk pemasangannya dibutuhkan ketelitian tinggi. Kesalahan yang biasa terjadi saat pemasangan power supply adalah terbalik mengingat terdapat dua konektor penghubung. Untuk pemasangan yang benar anda harus memperhatikan kabel power warna hitam pada masing-masing konektor. Pasangkan tepat pada tengah-tegah sambungan untuk menghindari konsleting. Untuk mematikan Power Supply AT, anda harus menekan tombol power secara langsung mengingat power supply jenis ini terhubung secara langsung ke chasing computer.
b)      Power supply ATX
Kelebihan dari Power Supply ATX dibandingkan dengan AT adalah pada tombol powernya. Untuk ATX 20 PIN sendiri sudah dilengkapi dengan auto shutdown yang berfungsi mematikan power supply ketika computer dimatikan. Sehingga kita tidak perlu susah payah untuk menekan tombol power seperti pada Power Supply AT. Dari jenis-jeins power supply diatas, Power Supply ATX menjadi primadona untuk power supply saat ini. Hal tersebut terbukti dari banyaknya pengguna komputer yang memilih untuk menggunakan power supply yang satu ini

2.4.Masalah pada power supply
Jika komputer di nyalakan dengan menekan tombol power dan ternyata komputer tetap mati, kemungkinan yang terjadi adalah:
§  Kabel power putus atau bahkan saluran listriknya putus.
§  Power Supply mengalami kerusakan, bisa drop (nyala sebentar terus mati) dan bisa mati total.

Cara Cek Power Supply ATX :
§  Siapkan power supply yang akan dicek
§  Siapkan clip kertas yang telah diluruskan.
§  Cari kabel yang berwarna hijau dan hitam, kemudian hubungkan dengan menggunakan klip kertas tersebut.
§  Colokkan kabel powernya ke listrik PLN.
§  Kalau Kipas Power Suplly berputar berarti power supply nyala dan sebaliknya.
§  Akan tetapi Kipas Power Suplly berputar belum tentu menandakan bahwa power supply itu bagus, karena ada banyak kasus power supply ATX itu mengalami arus/daya drop sehingga ketika disambungkan ke mainboard dan di bebani dengan harddisk, Komputer tetap tidak nyala / mati tapi kondisi fan masih berputar. Kondisi inilah yang dinamakan Power Supply Ngedrop.

Berikut tanda power supply yang drop :

§  Komputer sering Hang sendiri.
§  USB port menjadi tidak berfungsi.
§  Kadang-kadang komputer restart sendiri.
§  Komputer nyala tampil di monitor tapi harddisk tidak terdeteksi di BIOS.

2.5.Cara memperbaiki dan merawat power supply
a)      Cara memperbaiki power supply
Sebelum kita memperbaiki power supply yang rusak, terlebih dahulu kita harus mengetahui gejala yang dialami oleh power supply. Adapun contohnya sebagai berikut :
·         Gejala : Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan dimonitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala.
>Solusi : Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off
dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.
·         Masalah : Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor menyala.
>Solusi : lakukan seperti langkah diatas, tetapi jika masih belum ada respon berati masalah ada padaPower Supply, Silahkan anda ganti Power Suplly nya, Saya sarankan sebaiknya anda ganti saja Power Supply yang rusak dengan yang baru, dan hati-hatilah dalam pemasangannya.
Catatan : Jika kerusakan hanya pada Power Supply saja, Setelah anda menggantinya, komputer akan kembali bekerja dengan normal. Kecuali jika ada masalah pada komponen yang lainnya seperti Mother Board, BIOS,VGA Card dan Memory.



b)      Cara merawat power supply
Adapun cara merawat power supply agar awet adalah sebagai berikut  :
·         Gunakan Stabilizer, untuk menahan saat tegangan listri turun/mati, atau bisa juga dikarnakan arus listrik yang tiba tiba tinggi. Dengan kita menggunakan Stabilizer kita dapat menghindari hal hal tersebut karna fungsi Stabilizer disini adalah untuk menahan shock electricit.
·         Menggunakan perangkat tambahan pada komputer yang menguras pasokan sumber listrik. Maksudnya adalah, memberikan beban baru terhadap tegangan listrik yang harus dihadirkan pada mesin komputasi.
·         Membersihkan debu atau kotoran yang terdapat pada casing Power Supply. Debu dan kotoran dapat menggangu sirkulasi tegangan listrik dan udara pada Power Supply, untuk membersihkan nya anda dapat menggunakan kuas atau sikat yang lembut .

BAB III
PENUTUP

3.1.Kesimpulan
Dari yang sudah kami paparkan tentang power supply bahwa power supply adalah komponen computer yang memasok listrik kepada komponen lain dalam computer. Adapun jenis dari power supply tersebut ada bebrapa jenis dan macamnya, namun yang kami bahas dalam makalah kali ini hanya mebahas tentang dua jenis power supply yaitu power supply AT dan power supply ATX yang masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kami juga mencantumkan bagaimana mengatasi power supply yang mengalami kerusakan dan cara merawat power supply agar tetap awet dan tahan lama.

3.2.Kritik
dalam penyusunan makalah ini kami mendapatkan berbagai kesulitan, diantaranya yaitu bahan untuk materi power supply terhitung jarang. Seharusnya kami lebih banyak lagi memaparkan tentang power supply, jenis-jenisnya, dan lainnya.

3.3.Saran
Masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Karena kami masih dalm proses belajar. Apabila ada cara penulisan yang salah ataupun materi yang disampaikan kurang jelas atau kurang di pahami oleh pembaca kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami juga mengharapkan partisipasi anda untuk memperbaiki makalah ini.


DAFTAR PUSTAKA