BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar
belakang
Power supply unit
atau disingkat PSU adalah komponen komputer yang memasok listrik ke komponen
lain dalam komputer. Lebih khusus, power supply
unit biasanya dirancang untuk mengkonversi arus linstrik bolak-balik (AC
220-240V) menjadi arus listrik DC tegangan rendah untuk dapat dikonsumsi oleh
komponen internal komputer. Beberapa pasokan listrik memiliki tombol untuk
mengubah antara 230 V dan 115 V. Model lainnya memiliki sensor otomatis untuk
beralih tegangan input secara otomatis, atau dapat menerima tegangan antara
batas-batas tertentu.
Pasokan daya komputer yang
paling umum digunakan saat ini adalah bentuk ATX
(Advanced Technology Extended). Hal ini memungkinkan pasokan daya yang dapat
saling berbeda bagi berbagai komponen di dalam komputer. ATX juga dirancang
untuk menghidupkan dan mematikan menggunakan sinyal dari motherboard, dan
memberikan dukungan untuk fungsi-fungsi modern seperti modus stand by yang
tersedia di banyak komputer. Spesifikasi terbaru dari PSU ATX standar sampai
pada awal 2010 adalah versi 2.xx.
Pasokan listrik Komputer
dinilai berdasarkan daya keluaran maksimum. Rentang daya yang tipikal adalah
dari 300 W sampai 500 W untuk sistem komputer rumah biasa. Dengan tuntutan
kebutuhan pasar maka Power supply yang digunakan oleh kebanyakan para gamer
saat ini mulai dari 450 W sampai 1400 W. Sementara untuk server bisa
menggunakan power supplu unit dengan daya hingga 2 kW.
Peringkat kekuatan power
supply PC tidak bersertifikat resmi hanya sesuai dengan klaim masing-masing
produsen. Artinya jika mereka menulis 500W maka belum pasti bahwa dayanya
memang konstan 500W, bisa jauh lebih rendah. Oleh karena itu ketika membeli
power supply unit belilah yang bersertifikat resmi, artinya tidak diragukan
daya dan stabilitasnya.
1.2.
Rumusan
masalah
Dalam penulisan makalah ini kami merumuskan
masalah ke dalam pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut :
1)
Sejarah
power supply?
2)
Jenis-jenis
power supply ?
3)
Kelebihan
dan kekurangan power supply?
4)
Gejala
power supply yang mengalami kerusakan?
5)
Cara
merawat atau memperbaiki power supply?
1.3.
Tujuan
penulisan
Adapun kami menulis makalah ini bertujuan untuk
sebagai berikut :
1)
Untuk
mengetahui perkembangan power supply.
2)
Untuk
mengetahui jenis-jenis atau macam-macam power supply.
3)
Mengetahui
kelebihan dan kekurangan dari power supply.
4)
Mengetahui
gejala yang di power supply yang mengalami kerusakan.
5)
Mengetahui
cara merawat power supply.
1.4.
Sistematika
penulisan
Dalam
penulisan makalah ini kami menggunakan sistematika penulisan sebagai berikut :
1)
BAB
I PENDAHULUAN
Yaitu
berisi latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan penulisan makalah.
2)
BAB
II PEMBAHASAN
Yaitu
berisi pembahasan mengenai power supply.
3)
BAB
III PENUTUP
Yaitu berisi
kesimpulan, kritik, dan saran.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1.Sejarah power supply
Power Supply biasa orang menyebutnya
dengan Power Supply Unit(PSU). Dimana PSU mempunyai fungsi sebagai komponen
yang memasok listrik ke komponen lain dalam komputer untuk mengkonversikan arus
listrik AC(yang biasa berada di setiap rumah-rumah 110-220volt) menjadi arus
listrik DC(arus listrik yang dihasilkan 3,3volt,5volt,12volt)yang menjadi daya
untuk komponen internal komputer.
PSU biasa berada dibagian dalam belakang sebuah Personal Computer(PC) dan dengan fungsinya sebagai pengkoversi arus listrik AC ke arus listrik DC. PSU sendiri memiliki komponen-komponen didalamnya, komponen-komponen tersebut diantaranya adalah transformator dan fan(kipas angin) untuk membantu proses pendinginan pada PSU.
Komputer telah berkembang begitu jauh dari generasi ke generasi, perkembangan yang sangat signifikan terlihat dari bobot, fungsi, dan efisiensi. Perkembangan komputer dapat kita lihat mulai dari komputer diciptakan, dimana komputer berukuran sangat besar dan mempunyai berat sekitar 30 ton, hanya dapat berfungsi dengan cara kerja analog dan sangat lambat, juga membutuhkan daya 160kilowatt. Sekarang komputer berukuran jauh lebih kecil, dapat berfungsi dengan cara kerja hybrid(dapat berfungsi secara analog maupun digital) dan dapat melakukan proses yang sangat cepat, serta pangunaan listrik yang jauh lebih efisien. perkembangan komputer tersebut tentunya diikuti dengan perkembangan dari komponen-komponen pendukungnya, seperti halnya PSU. PSU sendiri mengalami perkembangan dari model dulu yang masih mengunakan cara kerja manual pada saat mematikan komputer(turn off) dan sekarang dapat mematikan komputer secara otomatis.
PSU biasa berada dibagian dalam belakang sebuah Personal Computer(PC) dan dengan fungsinya sebagai pengkoversi arus listrik AC ke arus listrik DC. PSU sendiri memiliki komponen-komponen didalamnya, komponen-komponen tersebut diantaranya adalah transformator dan fan(kipas angin) untuk membantu proses pendinginan pada PSU.
Komputer telah berkembang begitu jauh dari generasi ke generasi, perkembangan yang sangat signifikan terlihat dari bobot, fungsi, dan efisiensi. Perkembangan komputer dapat kita lihat mulai dari komputer diciptakan, dimana komputer berukuran sangat besar dan mempunyai berat sekitar 30 ton, hanya dapat berfungsi dengan cara kerja analog dan sangat lambat, juga membutuhkan daya 160kilowatt. Sekarang komputer berukuran jauh lebih kecil, dapat berfungsi dengan cara kerja hybrid(dapat berfungsi secara analog maupun digital) dan dapat melakukan proses yang sangat cepat, serta pangunaan listrik yang jauh lebih efisien. perkembangan komputer tersebut tentunya diikuti dengan perkembangan dari komponen-komponen pendukungnya, seperti halnya PSU. PSU sendiri mengalami perkembangan dari model dulu yang masih mengunakan cara kerja manual pada saat mematikan komputer(turn off) dan sekarang dapat mematikan komputer secara otomatis.
2.2.Jenis-jenis power
supply
a.
Power
supply AT
Power Supply
AT merupakan jenis power supply lama dan mulai jarang digunakan, bahkan sudah
tidak digunakan sama sekali. Untuk Power Supply Jenis AT, dalam melakukan pemasangan
kabel power ke motherboard, kabel berwarna hitam pada dua konektor harus
bertemu ditangah bila disatukan.
Pada power supply jenis AT ini, tombol ON/OFF
dihubungkan langsung dengan tombol casing. Untuk menghidupkan dan mematikan,
kita harus menekan tombol Ciri-ciri Power Supply AT:
·
Kabel power untuk motherboard
terdiri 8 - 12 pin
·
Tombol ON/OFF bersifat manual
·
Daya rata-rata dibawah 250 watt
·
Ketika shutdown, PC tidak
otomatis mati tetapi masih harus menekan tombol power di
casing.
b.
Power
supply ATX
Power supply
Jenis ATX (Advacned Technology Extended) adalah jenis power supply yang saat
ini paling banyak digunakan. Yang membedakannya dengan Power supply AT adalah
cara pemasngan kabel power ke motherboard yang lebih mudah dan praktis. Tidak
perlu khawatir akan terbalik, karena jenis konektor pada kabel sudah
disesuaikan dengan jenis slot yang ada pada motherboard
Ciri-ciri Power Supply ATX:
·
Kabel power untuk motherboard terdiri dari 20 - 24 pin
·
Ketika shutdown PC akan otomatis mati
·
Terdapat tambahan power SATA
·
Daya lebih besar
·
Efisiensi lebih baik
2.3.Kelebihan dan
kekurangan power supply
a) Power supply AT
Power supply
jenis ini memiliki kabel power yang terhubung ke motherboard yang terbagi
menjadi dua, yaitu konektor P8 dan P9. Resiko kesalahan pemasangan dengan
menggunakan power supply jenis ini pun sangat sedikit, mengingat untuk
pemasangannya dibutuhkan ketelitian tinggi. Kesalahan yang biasa terjadi saat
pemasangan power supply adalah terbalik mengingat terdapat dua konektor
penghubung. Untuk pemasangan yang benar anda harus memperhatikan kabel power
warna hitam pada masing-masing konektor. Pasangkan tepat pada tengah-tegah
sambungan untuk menghindari konsleting. Untuk mematikan Power Supply AT, anda
harus menekan tombol power secara langsung mengingat power supply jenis ini
terhubung secara langsung ke chasing computer.
b)
Power supply ATX
Kelebihan
dari Power Supply ATX dibandingkan dengan AT adalah pada tombol powernya. Untuk
ATX 20 PIN sendiri sudah dilengkapi dengan auto shutdown yang berfungsi
mematikan power supply ketika computer dimatikan. Sehingga kita tidak perlu
susah payah untuk menekan tombol power seperti pada Power Supply AT. Dari
jenis-jeins power supply diatas, Power Supply ATX menjadi primadona untuk power
supply saat ini. Hal tersebut terbukti dari banyaknya pengguna komputer yang
memilih untuk menggunakan power supply yang satu ini
2.4.Masalah pada power
supply
Jika komputer di nyalakan dengan
menekan tombol power dan ternyata komputer tetap mati, kemungkinan yang terjadi
adalah:
§ Kabel power
putus atau bahkan saluran listriknya putus.
§ Power Supply mengalami
kerusakan, bisa drop (nyala sebentar terus mati) dan bisa mati total.
Cara Cek Power Supply ATX :
§ Siapkan power
supply yang akan dicek
§ Siapkan clip
kertas yang telah diluruskan.
§ Cari kabel
yang berwarna hijau dan hitam, kemudian hubungkan dengan menggunakan klip
kertas tersebut.
§ Colokkan kabel
powernya ke listrik PLN.
§ Kalau Kipas
Power Suplly berputar berarti power supply nyala dan sebaliknya.
§ Akan tetapi
Kipas Power Suplly berputar belum tentu menandakan bahwa power supply itu
bagus, karena ada banyak kasus power supply ATX itu mengalami arus/daya drop
sehingga ketika disambungkan ke mainboard dan di bebani dengan harddisk,
Komputer tetap tidak nyala / mati tapi kondisi fan masih berputar. Kondisi
inilah yang dinamakan Power Supply Ngedrop.
Berikut tanda power supply yang drop :
Berikut tanda power supply yang drop :
§ Komputer
sering Hang sendiri.
§ USB port
menjadi tidak berfungsi.
§ Kadang-kadang
komputer restart sendiri.
§ Komputer nyala
tampil di monitor tapi harddisk tidak terdeteksi di BIOS.
2.5.Cara memperbaiki dan
merawat power supply
a) Cara memperbaiki power
supply
Sebelum kita memperbaiki power supply yang rusak,
terlebih dahulu kita harus mengetahui gejala yang dialami oleh power supply.
Adapun contohnya sebagai berikut :
·
Gejala : Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan
dimonitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas
power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala.
>Solusi : Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker
terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off
dibelakang tepatnya dibelakang Power
Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah
yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan
silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah
terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada
pada kabel power.
·
Masalah : Setelah
dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di
monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply
tidak berputar, lampu indikator pada monitor menyala.
>Solusi : lakukan
seperti langkah diatas, tetapi jika masih belum ada respon berati
masalah ada padaPower Supply, Silahkan anda ganti Power Suplly nya, Saya
sarankan sebaiknya anda ganti saja Power Supply yang rusak dengan yang
baru, dan hati-hatilah dalam pemasangannya.
Catatan : Jika
kerusakan hanya pada Power Supply saja, Setelah anda menggantinya,
komputer akan kembali bekerja dengan normal. Kecuali jika ada masalah pada
komponen yang lainnya seperti Mother
Board, BIOS,VGA Card dan Memory.
b) Cara merawat power
supply
Adapun cara merawat power supply agar awet adalah
sebagai berikut :
·
Gunakan Stabilizer, untuk menahan
saat tegangan listri turun/mati, atau bisa juga dikarnakan arus listrik yang
tiba tiba tinggi. Dengan kita menggunakan Stabilizer kita dapat menghindari hal
hal tersebut karna fungsi Stabilizer disini adalah untuk menahan shock
electricit.
·
Menggunakan perangkat tambahan pada
komputer yang menguras pasokan sumber listrik. Maksudnya adalah, memberikan
beban baru terhadap tegangan listrik yang harus dihadirkan pada mesin
komputasi.
·
Membersihkan debu atau kotoran yang
terdapat pada casing Power Supply. Debu dan
kotoran dapat menggangu sirkulasi tegangan listrik dan udara pada Power Supply, untuk
membersihkan nya anda dapat menggunakan kuas atau sikat yang lembut .
BAB III
PENUTUP
3.1.Kesimpulan
Dari yang sudah kami paparkan tentang power supply
bahwa power supply adalah komponen computer yang memasok listrik kepada
komponen lain dalam computer. Adapun jenis dari power supply tersebut ada bebrapa
jenis dan macamnya, namun yang kami bahas dalam makalah kali ini hanya mebahas
tentang dua jenis power supply yaitu power supply AT dan power supply ATX yang
masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kami juga mencantumkan
bagaimana mengatasi power supply yang mengalami kerusakan dan cara merawat
power supply agar tetap awet dan tahan lama.
3.2.Kritik
dalam penyusunan makalah ini kami mendapatkan berbagai
kesulitan, diantaranya yaitu bahan untuk materi power supply terhitung jarang.
Seharusnya kami lebih banyak lagi memaparkan tentang power supply,
jenis-jenisnya, dan lainnya.
3.3.Saran
Masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini.
Karena kami masih dalm proses belajar. Apabila ada cara penulisan yang salah
ataupun materi yang disampaikan kurang jelas atau kurang di pahami oleh pembaca
kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami juga mengharapkan partisipasi
anda untuk memperbaiki makalah ini.
DAFTAR
PUSTAKA


Tidak ada komentar:
Posting Komentar